Sumpah SBY-Boediono untuk Indonesia

Simpatisan membawa poster pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono saat berlangsung kampanye terbuka pasangan SBY-Boediono di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/7). SBY-Boediono memenangi Pemilu dan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Selasa (20/10).
Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, secara resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2009-2014 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, Selasa (20/10).
Keduanya mengucapkan sumpah sebagai presiden dan wakil presiden di hadapan Sidang Paripurna MPR, sesuai pasal 9 Undang-Undang Dasar 1945. Pengambilan sumpah dilakukan dengan didampingi seorang rohaniwan.
Inilah sumpah Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono atas jabatan yang akan diembannya selama 5 tahun ke depan :
“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa”.
Seusai pengucapan sumpah, SBY-Boediono bersama Pimpinan MPR menandatangani berita acara pelantikan. Selanjutnya berita acara tersebut diserahkan oleh Taufiq Kiemas kepada SBY-Boediono.


Akhirnya, Indonesia punya pemimpin baru untuk masa 5 tahun ke depan. Walaupun muka barunya cuma berlaku untuk wakil presiden. Mudah-mudahan duet baru ini punya tekad yang kuat untuk bisa memajukan bangsa dan rakyat Indonesia. Ingat, hampir sebagian besar rakyat Indonesia telah memberikan mandat secara langsung kepada mereka.
Namun yang paling penting, mudah-mudahan mereka dapat mengingat dan merealisasikan janji-janji yang telah disebarnya selama masa kampanye. Tentunya rakyat sangat menanti janji manis keduanya dapat menjadi kenyataan.
Dijual Rumah
Rumah Dijual
20 Oktober 2009